Monday, November 9, 2009

Saat Indah


"Saat indah, ku berhadapan denganMu. Memandang wajahMu Yesus; Kekasih Jiwaku. Bawa daku, erat dalam pelukanMu, menikmati kasih dan indahnya hadiratMu. HadiratMu Tuhan, kurasakan kekudusanMu Bapa, penuhiku. Kurindu selalu, diam dalam baitMu, menikmati kasih anugerahMu."


Betapa indahnya terus diam di dalam hadiratMu yang penuh kasih Tuhan. Sukar untuk kugambarkan dengan kata-kata Tuhan, kerana sungguh Engkau adalah Pencipta Agung yang layak disembah. Damai yang Kau anugerahkan untukku saat ini sangat indah dan sesungguhnya tiada apa yang dapat mengatasi rasa damai itu. HadiratMu Tuhan, sungguh indah dan kudus, tiada sepertinya di dunia ini kerana Engkau sungguh adalah Allah yang hidup. Tuhan, aku mahu terus diam dalam hadiratMu yang sangat mendamaikan, jiwa dan rohku dipenuhi dengan kerinduan untuk menikmati kasih anugerahMu.


Betapa Tuhan aku mahu duduk diam selamanya di bawah naungan kasihMu yang kudus dan agung. Duduk diam di bawah kakiMu yang kudus dan mendengarkan sabdaMu yang hidup dan kekal. Engkau Tuhan yang setia yang tidak pernah meninggalkan aku. Tiap detik kehidupanku Tuhan, Engkau sesungguhnya sangat erat dan rapat denganku. Pada saat aku menyembunyikan kekecewaan dan dukacitaku, Engkau datang menyapa; meminta aku untuk mempersembahkan luka hatiku itu ke dalam tanganMu yang sangat berkuasa.


Tuhan, Engkau sudah cukup menderita untuk aku dan masih Engkau terus-menerus mahu membantu aku memikul salib hidupku. Terima kasih, terima cinta, terima sayang, terima jiwaku Tuhan, terima diriku seadanya untuk Kau gunapakai menjadi alatMu untuk menyatakan kemuliaanMu. Pada saat aku merasakan diriku sangat hina dan tidak berguna, Engkau terus-menerus melayakkan aku dengan darahMu yang kudus. Aku tidak mampu mengerti kedalaman kasihMu itu Yesus, tapi aku percaya kepadaMu. Hanyalah Engkau Tuhan semesta alam, yang mengasihiku dan menjanjikan keselamatan yang sudah sedia ada untukku dan semua yang percaya.


Yesus, aku percaya padaMu.


No comments: